CV BMI Pelatihan USG ANC ABDOMEN 18, 19 Mei 2019 Dokter Bidan, wa 082240758084


 PELATIHAN USG ANC - ABDOMEN
untuk Dokter Umum & Bidan



Pelatihan Ultrasonografi - Juni 2019

pelatihan usg


www.pelatihanusgdokterumum.com
www.pelatihanusguntukbidan.com
www.pelatihanusguntukdokterumum.com

Kursus USG ANC (Antenatal Care)
Pelatihan Anc yang diprioritaskan untuk Bidan dan Dokter, yang meliputi:

Dua modul USG dasar:
1. USG Dasar kehamilan dini (8-12 minggu)
2. Penilaian USG dasar ukuran janin, cairan dan plasenta

Dan tiga modul USG menengah:
1. USG antara anatomi janin normal
2. USG menengah di ginekologi
3. USG antara komplikasi kehamilan awal
Dan setiap modul meliputi komponen teoritis dan praktis.

Kursus USG Abdomen
Pelatihan Abdomen yang di khususkan untuk Dokter, yang meliputi:

1. Liver (hati)
2. Aorta dan vena abdomen
3. Apendiks (usus buntu)
4. Prostat
5. Bladder (kandung kemih)
6. Spleen (limpa)
7. Genitalia interna perempuan (rahim dan kedua indung telur)
8. Pancreas
9. Kedua ginjal
10. Kandung empedu (gall bladder)

Adapun dalam Pelatihan USG ini kami membuka kelas privat dengan quota terbatas untuk 5 peserta, yang tujuannya agar peserta lebih fokus dalam mengikuti Pelatihan USG ini.

Dan bagi peserta yang ingin mengikuti Pelatihan ANC dan Abdomen sekaligus, CV. BMI adalah solusinya, Anda dapat mengikuti program Pelatihan Ultrasonography kami sesuai dengan jadwal yang tertera.

Bagi yang berminat mengikuti, dapat langsung menghubungi kami - CV. BMI.



Tag:
kursus usg anc aceh, kursus usg acehkursus usg aceh, pelatihan anc aceh







sss


Diabetes Saat Kehamilan



Diabetes Dalam Kehamilan

Definisi

a. Kehamilan menginduksi diabetes (Gestational Diabetes Melitus/GDM)

b. Dijumpainya kadar gula darah pada tes pembebanan 75 g pada kehamilan (umumnya 24 hingga 30 minggu) antara 140 – 200 mg/dl

c. Diabetes melitus dengan kehamilan: dijumpainya kadar gula darah baik dalam kehamilan maupun diluar kehamilan > 200 mg/dl


    Prinsip Dasar

    a. Kadar gula darah yang melebihi ambang batas normal dapat menyebabkan:


      1. induksi proliferasi sel sehingga memungkinkan terjadinya makrosomia.
      2. toksik terhadap sel endotel sehingga terjadi kerusakan sel endotel dan terjadi hipoperfusi yang mengakibatkan terjadinya pertumbuhan terhambat, preeklampsia, IUFD.
      3. toksik terhadap sel-sel germinal sehingga jika terjadi pada masa konsepsi dan embriogensis dapat mengakibatkan kelainan kongenital.

      a. kadar gula darah yang berfluktuasi tajam dapat mengakibatkan terjadinya ketoasidosis pada janin yang dapat menyebabkan kematian janin.

      b. Kadar gula yang terkontrol dalam batas normal (80 – 120 mg) memberikan hasil yang sama dengan populasi normal. Pengontrolan gula darah dalam kehamilan harus sesegera mungkin baik dengan diit maupun insulin.

        Diagnosis

        a. Kadar Gula darah


          1. Tes toleransi glukosa beban 75 g
          2. Kurva darah harian
          3. HbA1C

          b. Pertumbuhan janin dan kesejahteraan janin

          c. Fungsi kardiovaskular

          d. Toleransi feto maternal

            Manajemen

            a. Upayakan kadar gula darah antara 80 – 120 mg%, dan kadar HbA1C <5,5% baik dengan maupun tanpa insulin

            b. Kelahiran diupayakan pada usia gestasi 38 minggu kecuali dijumpai:


              1. PJT
              2. Preeklampsia
              3. Kelainan kongenital
              4. Ketoasidosis

              c. Penentuan persalinan pervaginam ataupun perabdominam tergantung kondisi janin maupun ibunya.

                Prognosis

                a. Tergantung terkontrolnya kadar gula darah