Jadwal Pelatihan USG Anc & Abdomen 2017

JADWAL PELATIHAN USG ANC-ABDOMEN
untuk Dokter Umum & Bidan
Maret-Juni 2017


NO
TANGGAL
TEMPAT
MATERI
1
8-9 April 17
POSE IN HOTEL SOLO
Jl. Mongonsidi 125 Banjarsari Surakarta
PELATIHAN USG ANC
2
15-16 April 17
FRANCES HOTEL BANDUNG
Jl. Cipaganti No. 50-52 Bandung
PELATIHAN USG ANC
3
22-23 April 17
DAFAM HOTEL YOGYAKARTA
Jl. Seturan Raya D.I. Yogyakarta
PELATIHAN USG ABDOMEN
4
6-7 Mei 17
FRANCES HOTEL BANDUNG
Jl. Cipaganti No. 50-52 Bandung
PELATIHAN USG ABDOMEN
5
13-14 Mei 17
DAFAM HOTEL YOGYAKARTA
Jl. Seturan Raya D.I. Yogyakarta
PELATIHAN USG ANC
6
15-16 Juli 17
DAFAM HOTEL YOGYAKARTA
Jl. Seturan Raya D.I. Yogyakarta
PELATIHAN USG ANC
7
29-30 Juli 17
FRANCES HOTEL BANDUNG
Jl. Cipaganti No. 50-52 Bandung
PELATIHAN USG ABDOMEN
8
12-13 Agust 17
DAFAM HOTEL YOGYAKARTA
Jl. Seturan Raya D.I. Yogyakarta
PELATIHAN USG ANC
9
19-20 Agust 17
FRANCES HOTEL BANDUNG
Jl. Cipaganti No. 50-52 Bandung
PELATIHAN USG ANC


Pemberi Materi : Materi ANC, dr. Sp.OG & dr. Sp.R. Materi Abdomen, dr. Sp.PD, dr. Sp.R
Biaya Pelatihan ANC : 2.500.000 / orang termasuk biaya penginapan selama 1 malam
Biaya Pelatihan Abdomen : 3.000.000 / orang termasuk biaya penginapan selama 1 malam
Fasilitas : Ruang Pelatihan Nyaman berAC, 1 kali Makan Siang, 2 kaliCoffee Break, Sertifikat Pelatihan, doorprize. 1 kamar untuk 2 orang Peserta.
Hubungi : Miqdad, 082240758084 (WA)



Pelatihan USG ANC (Antenatal Care)
Adalah pelatihan usg yang diprioritaskan untuk Bidan dan Dokter umum, di dalam pelatihan semua peserta akan mendapatkan pengarahan dari Dokter Spesialis OBGYN yang sudah berpengalaman, setiap peserta akan mendapatkan materi yang lengkap serta jam praktek yang tinggi  yang diterapkan langsung kepada ibu-ibu hamil dengan berbagai usia kandungan mulai dari trimester 1, 2 dan 3, sehingga hanya dalam tempo 2 hari saja semua peserta akan mendapatkan keahlian dalam menggunakan usg secara tepat dan akurat.

Dua modul USG dasar:
1. USG Dasar kehamilan dini (8-12 minggu)
2. Penilaian USG dasar ukuran janin, cairan dan plasenta

Dan tiga modul USG menengah:
1. USG antara anatomi janin normal
2. USG menengah di ginekologi
3. USG antara komplikasi kehamilan awal
Dan setiap modul meliputi komponen teoritis dan praktis.

Ini sudah terbukti dengan para alumni kami yang sudah mempraktekannya secara mandiri dilapangan, dan hampir 99% peserta mengatakan puas dengan hasil yang telah diperoleh dalam pelatihan usg anc ini.

Pelatihan USG Abdomen
Adalah pelatihan usg yang di khususkan untuk Dokter umum, dalam pelatihan usg abdomen ini peserta pelatihan akan dibimbing langsung oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan yang akan didapatkan oleh setiap peserta yang mengikuti pelatihan usg abdomen ini merupakan pembahasan materi yang lengkap dan 90% praktek pada pasien, sehingga hanya dalam waktu singkat semua peserta akan memperoleh kemampuan menggunakan usg dalam mendiagnostik berbagai penyakit dalam, seperti:

1. Liver (hati)
2. Aorta dan vena abdomen
3. Apendiks (usus buntu)
4. Prostat
5. Bladder (kandung kemih)
6. Spleen (limpa)
7. Genitalia interna perempuan (rahim dan kedua indung telur)
8. Pancreas
9. Kedua ginjal
10. Kandung empedu (gall bladder)

Dan sesuai hasil survey yang telah kami lakukan dilapangan, membuktikan 99% semua peserta yang pernah mengikuti pelatihan usg abdomen yang kami adakan ini mengatakan puas dengan hasil di dapat dalam pelatihan usg abdomen ini.

Begitulah kurang lebih yang dapat kami sampaikan bagi para calon peserta yang akan mengikuti program pelatihan usg bersama kami.


Tag: pelatihan usg surabaya, pelatihan usg anc surabaya, pelatihan usg abdomen surabaya, pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan usg bidan surabaya, pelatihan usg dokter umum surabaya, pelatihan usg surabaya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya, jadwal pelatihan usg surabya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan kebidanan terbaru, pelatihan usg jogjakarta, pelatihan usg yogyakarta, pelatihan usg Abdomen jogjakarta, pelatihan usg abdomen yogyakarta, pelatihan usg anc jogjakarta, pelatihan anc yogyakarta, pelatihan usg bidan jogjakarta, pelatihan usg dokter umum jogjakarta, pelatihan kebidanan jogjakarta, pelatihan kebidanan yogyakarta, pelatihan dokter jogjakarta,

4 Hal yang Wajib Diberikan Dokter Kandungan Atau Bidan Kepada Pasien USG

1.       Usia Kehamilan
Biasanya dokter akan menentukan dari dua parameter. Pertama dari hari pertama haid terakhir, dan dari pemeriksaan USG. Dengan mengetahui, tanggal hari pertama haid terakhir (apalagi bila siklus haid ibu teratur), dokter dapat menentukan usia kehamilan dengan lebih tepat ketimbang pasien yang melupakan tanggal tersebut. Bagi pasien yang lupa, akan digunakan pemeriksaan USG.
Semakin dini pemeriksaan USG dilakukan, hasil penentuan usia kehamilan yang didapat akan lebih akurat. Kalaupun meleset paling hanya dalam hitungan satu atau dua hari saja. Kepastian usia kehamilan ini akan kembali dikonfirmasi lewat pemeriksaan USG saat pasien melakukan kontrol berikutnya. Saat kontrol pertama ini pun umumnya perkiraan tanggal persalinan sudah dapat diprediksi.

2.       Pemeriksaan yang Harus Dilakukan
Pemeriksaan darah amat dianjurkan di awal kehamilan, seperti periksa darah rutin (komponen HB, trombosit, lekosit dan hematokritnya). Hal ini untuk mengetahui status keadaan pasien pada awal kehamilan secara laboratorium, baik keadaan kurang darah (anemia) ataupun ada tidaknya infeksi mengingat umumnya sering terjadi infeksi saluran kencing pada kaum hawa. Akan lebih baik bila pasien telah melakukan pemeriksaan TORCH  saat persiapan kehamilan (premarital check up).

3.       Kehamilan Normal Atau Ada Kelainan
Dengan patokan dari usia kehamilan dan pemeriksaan USG, kemungkinan pertama yang harus muncul adalah adanya kantong kehamilan. Jika kantong ini tidak berkembang sesuai usia kehamilan dan tidak ditemukan janin di dalamnya berarti ada kelainan yang disebut telur kosong. 
Contoh lain di usia kehamilan 6-7 minggu, juga lewat pemeriksaan USG, organ fetus harus sudah bisa terlihat secara keseluruhan meski belum detail. Ketiadaan denyut jantung janin bisa berarti ada kematian hasil konsepsi.
Jika diketahui memiliki kista dengan diameter lebih dari 5 cm ibu umumnya akan diobservasi selama kehamilan. Jika kista membesar akan dilakukan operasi pengangkatan di awal trimester kedua (sekitar usia kehamilan 15-16 minggu). Kista yang dibiarkan dikhawatirkan akan membesar dan terpuntir sehingga dapat mengganggu pertumbuhan janin.
Bila ada kelainan atau ketidaknormalan, pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor ataupun minor. Jika diprediksikan kondisi bakal memburuk (misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat) akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan.

4.       Suplemen yang Harus Dikonsumsi

Dokter akan menganjurkan pasien untuk mengonsumsi asam folat di usia tiga bulan pertama sebelum kehamilan atau paling tidak selama trimester awal. Tujuannya untuk mencegah terjadinya cacat bawaan pada janin (Neural Tube Defect).