Jadwal Pelatihan USG Anc & Abdomen 2017

 PELATIHAN USG ANC-ABDOMEN
untuk Dokter Umum & Bidan
pelatihan usg, pelatihan usg bidan, pelatihan usg dokter umum, pelatihan usg anc, pelatihan usg abdomen, pelatihan usg untuk dokter umum, pelatihan usg untuk bidan, pelatihan usg kebidanan, pelatihan kebidanan, pelatihan dokter umum, pelatihan bidan, pelatihan anc, pelatihan abdomen, pelatihan dokter




Pelatihan USG ANC (Antenatal Care)
Adalah pelatihan usg yang diprioritaskan untuk Bidan dan Dokter umum, di dalam pelatihan semua peserta akan mendapatkan pengarahan dari Dokter Spesialis OBGYN yang sudah berpengalaman, setiap peserta akan mendapatkan materi yang lengkap serta jam praktek yang tinggi  yang diterapkan langsung kepada ibu-ibu hamil dengan berbagai usia kandungan mulai dari trimester 1, 2 dan 3, sehingga hanya dalam tempo 2 hari saja semua peserta akan mendapatkan keahlian dalam menggunakan usg secara tepat dan akurat.

Dua modul USG dasar:
1. USG Dasar kehamilan dini (8-12 minggu)
2. Penilaian USG dasar ukuran janin, cairan dan plasenta

Dan tiga modul USG menengah:
1. USG antara anatomi janin normal
2. USG menengah di ginekologi
3. USG antara komplikasi kehamilan awal
Dan setiap modul meliputi komponen teoritis dan praktis.

Ini sudah terbukti dengan para alumni kami yang sudah mempraktekannya secara mandiri dilapangan, dan hampir 99% peserta mengatakan puas dengan hasil yang telah diperoleh dalam pelatihan usg anc ini.

Pelatihan USG Abdomen
Adalah pelatihan usg yang di khususkan untuk Dokter umum, dalam pelatihan usg abdomen ini peserta pelatihan akan dibimbing langsung oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan yang akan didapatkan oleh setiap peserta yang mengikuti pelatihan usg abdomen ini merupakan pembahasan materi yang lengkap dan 90% praktek pada pasien, sehingga hanya dalam waktu singkat semua peserta akan memperoleh kemampuan menggunakan usg dalam mendiagnostik berbagai penyakit dalam, seperti:

1. Liver (hati)
2. Aorta dan vena abdomen
3. Apendiks (usus buntu)
4. Prostat
5. Bladder (kandung kemih)
6. Spleen (limpa)
7. Genitalia interna perempuan (rahim dan kedua indung telur)
8. Pancreas
9. Kedua ginjal
10. Kandung empedu (gall bladder)

Dan sesuai hasil survey yang telah kami lakukan dilapangan, membuktikan 99% semua peserta yang pernah mengikuti pelatihan usg abdomen yang kami adakan ini mengatakan puas dengan hasil di dapat dalam pelatihan usg abdomen ini.

Begitulah kurang lebih yang dapat kami sampaikan bagi para calon peserta yang akan mengikuti program pelatihan usg bersama kami.


Tag: pelatihan usg surabaya, pelatihan usg anc surabaya, pelatihan usg abdomen surabaya, pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan usg bidan surabaya, pelatihan usg dokter umum surabaya, pelatihan usg surabaya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya, jadwal pelatihan usg surabya 2017, jadwal pelatihan usg surabaya terbaru, pelatihan kebidanan terbaru, pelatihan usg jogjakarta, pelatihan usg yogyakarta, pelatihan usg Abdomen jogjakarta, pelatihan usg abdomen yogyakarta, pelatihan usg anc jogjakarta, pelatihan anc yogyakarta, pelatihan usg bidan jogjakarta, pelatihan usg dokter umum jogjakarta, pelatihan kebidanan jogjakarta, pelatihan kebidanan yogyakarta, pelatihan dokter jogjakarta,

DEFINISI KELAHIRAN NORMAL



Dalam menetapkan kelahiran normal, ada dua faktor yang harus dipertimbangkan: 
  1. Status risiko kehamilan 
  2. Kemajuan persalinan dan pelahiran. 

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, nilai skoring risiko yang diperkirakan jauh dari 100%. Wanita hamil yang berisiko rendah saat persalinan dimulai dapat mengalami persalinan dengan komplikasi pada akhimya. Sebaliknya, banyak wanita hamil yang berisiko tinggi pada akhimya mengalami persalinan dan melahirkan tanpa komplikasi. Pada laporan ini, sasaran utama adalah kelompok besar kehamilan risiko rendah.

Berdasarkan definisi tersebut, berapa banyak kelahiran dapat dianggap normal? Hal ini sangat bergantung pada pengkajian risiko lokal dan regional serta angka rujukan. Studi tentang "perawatan persalinan altematif " di negara berkembang menunjukkan suatu angka rujukan rata-rata selama persalinan sebesar 20%, sementara itu, wanita dengan jumlah yang sama telah dirujuk selama kehamilan. 

Pada wanita multipara, angka rujukan lebih rendah dibandingkan dengan wanita nulipara (Mac Vicar et al, 1993, Hundley et al, 1994; Waldenstrom et al, 1996). Dalam studi ini pengkajian risiko biasanya dilakukan dengan saksama; artinya banyak wanita yang dirujuk pada akhimya mengalami persalinan normal. Di tempat lain, angka rujukan mungkin lebih rendah. Di Kenya ditemukan bahwa 84,8% persalinan adalah persalinan tanpa komplikasi (Mati et al,1983). Umumnya, antara 70% hingga 80% wanita hamil dianggap berisiko rendah pada awal persalinan.



Sumber: Buku Kebidanan



Artikel Terkait:

definisi kelahiran normal, angka kelahiran, kehamilan resiko rendah, ibu melahirkan, pentingnya usg, usg untuk ibu hamil, usg kehamilan, usg persalinan,, usg ibu hamil, usg kandungan, pentingnya pelatihan usg bidan, pelatihan usg dasar kebidanan, info pelatihan usg, manfaat usg kehamilan, kursus usg bidan dan dokter umum, seminar pelatihan usg bidan dan dokter umum, kursus usg kebidanan, seminar usg kebidanan, pelatihan usg kebidanan, pelatihan usg bidan dan dokter, pusat pelatihan usg, jadwal pelatihan usg bidan,